7 PESEPAKBOLA AFRIKA TERBAIK DI DUNIA

Sepakbola dibawa ke benua Afrika oleh kolonial Inggris pada pertengahan tahun 1800-an dan pertandingan sepakbola pertama di benua Afrika didokumentasikan terjadi pada tahun 1862 tepatnya di Afrika Selatan. Hari ini, lebih dari 150 tahun kemudian, olahraga sepakbola sudah populer di setiap negara Afrika. Meskipun demikian, benua Afrika belum melahirkan pemain kelas dunia selama periode ini dan negara-negara di Afrika cenderung tidak tampil maksimal saat bertanding di Piala Dunia.

Kualitas sepakbola di seluruh Afrika tampaknya telah meningkat secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir dan secara keseluruhan tercermin dalam daftar ini yang menampilkan sejumlah pemain baru. Pele pernah meramalkan jika pada tahun 2000, negara Afrika akan memenangkan ajang Piala Dunia. Prediksi Pele meleset; tetapi pada tahun 1990, Kamerun menjadi negara Afrika pertama yang menembus babak perempatan final dalam Piala Dunia dan tentu saja ini sangat menjutkan sebab mereka berhasil mengalahkan juara bertahan Argentina. Sejak saat itu, prestasi tersebut terulang dua kali; pertama dengan Senegal di tahun 2002 dan kedua dengan Ghana di tahun 2010.

Afrika Selatan berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama di benua Afrika pada tahun 2010 dan diharapkan ajang tersebut akan meningkatkan prestasi sepakbola Afrika di masa mendatang. Kenyataannya, sepakbola domestik di Afrika masih sangat miskin terkecuali Liga Afrika Selatan karena sekitar 80% pemain dari liga tersebut dibawa ke benua Eropa dan sebagian menjelajah di benua Asia. Dan inilah 7 pesepakbola Afrika terbaik di dunia, diantaranya adalah:

  1. George Weah


Cerita seorang George Weah menjadi pemain Afrika terbaik dalam sejarah sepakbola sangat menarik. Dia adalah satu-satunya pesepakbola Afrika yang pernah memenangkan Ballon d’Or dan pernah menjadi European Footballer of the Year serta namanya masuk dalam FIFA World Player of the Year. Weah pernah memenangkan gelar liga sepakbola di Liberia, Perancis dan Italia serta Piala FA di Inggris. Ia juga pernah membela beberapa klub besar Eropa seperti Monaco, PSG, AC Milan, Chelsea, Manchester City dan Marseille. Pada tingkat internasional, prestasi Weah dibatasi oleh kualitas tim Liberia dan hanya membukukan 13 gol dalam 30 laga. Pada tahun 1996, ia dinobatkan sebagai African Player of the Century.

  1. Didier Drogba


Didier Drogba dan Samuel Eto’o adalah dua striker yang lahir dari generasi yang sama, namun Drogba setingkat diatasnya. Drogba kembali ke Chelsea pada tahun 2014, dimana sebelumnya ia telah membela The Blues antara tahun 2004 hingga 2012. Sebagai striker yang dominan, Drogba memiliki kecepatan, kekuatan, trik tipu dan finishing yang sangat akurat. Pada tahun 2012, ia terpilih sebagai pemain terbaik Chelsea sepanjang masa. Dia menjadi top-scorer terbanyak Chelsea nomor 4 dan top-scorer terbanyak bagi timnas Pantai Gading sepanjang masa. Drogba telah memenangkan segalanya bersama Chelsea mulai dari 3 gelar Liga Premier, 4 gelar Piala FA, 3 gelar Piala Liga, dan Liga Champion serta dinobatkan menjadi African Player of the Year sebanyak 2 kali. Di Liga Premier musim 2009/10, Drogba membukukan 29 gol dan menjadi top-scorer lalu saat bersama Pantai Gading, ia membukukan 65 gol dalam 104 laga.

  1. Samuel Eto’o


Samuel Eto’o adalah pemain yang paling berjasa dalam sejarah sepakbola Afrika dan ia juga merupakan pesepakbola terbaik dalam sejarah benua Afrika. Ia telah memenangkan 4 penghargaan African Footballer of the Year (bersama Yaya Toure), 3 gelar La Liga, 2 gelar Copa del Rey dan 2 gelar Liga Champion, 2 gelar Piala Bangsa Afrika dan masih banyak lagi. Dia adalah pesepakbola Afrika pertama yang pernah memenangkan treble continental dengan 2 klub yang berbeda serta menjadi top-scorer dalam ajang Piala Bangsa Afrika serta menjadi pesepakbola Kamerun terbaik sepanjang masa yang berhasil menjadi top-scorer bagi negaranya dengan membukukan 56 gol dalam 118 laga. Ia pernah membela beberapa klub besar Eropa seperti Barcelona, Inter Milan, Chelsea dan kini di Sampdoria. Eto’o telah membukukan 360 gol dalam 750 laga di karir klubnya.

  1. Yaya Toure


Usianya sudah memasuki 32 tahun namun dirinya tetap diakui sebagai salah satu pesepakbola Afrika terbaik sepanjang masa. Sebagai pemain yang memberikan kontribusi yang besar di lini tengah, Toure adalah salah satu pesepakbola terlengkap di dunia yang memiliki kemampuan untuk mengubah pola permainan. Sejak tahun 2006, ia telah memutuskan untuk pindah dari Monako ke Barcelona dan Manchester City; dimana ia telah membuat sejarah dalam membangun klub The Citizens sebagai salah satu tim terkuat di dunia sepakbola. Dia telah memenangkan penghargaan African Footballer of the Year selama empat tahun bertarut-turut. Untuk penghargaan individual, Toure juga memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super, Piala FA, dan gelar Liga Premier.

  1. Jay-Jay Okocha


Benua Afrika telah mengabadikan hal-hal yang luar biasa Jay-Jay Okocha berkat penampilannya selama ini di lapangan sepakbola. Okocha sering menampilkan permainan yang mempesona dan melakukan beberapa gerakan trik-trik menipu sehingga sangat menyenangkan untuk ditonton. Bermain dengan mengumbarkan senyum di wajahnya adalah ciri khas Okocha sehingga ia begitu dicintai para fans. Okocha pernah dinobatkan menjadi BBC African Footballer of the Year sebanyak 2 kali, dan prestasi klubnya tidak terlalu mengesankan karena dia telah menghabiskan 4 tahun terbaiknya membela Bolton Wanderers dan menjadi tim inti disana.

  1. Nwankwo Kanu


Nwankwo Kanu adalah salh satu pesepakbola paling berjasa dalam sejarah sepakbola Afrika. Ia pernah memenangkan gelar Eredivise, Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Interkontinental, Piala UEFA, Liga Premier, Piala FA, Community Shield, medali emas Olimpiade dan African Footballer of the Year dan masih banyak lagi. Ia begitu terkenal karena memiliki postur tubuh yang tinggi, walaupun seperti itu, ia memiliki kemampuan khusus yang dapat mencetak gol. Dia pernah membela beberapa klub besar Eropa seperti Ajax, Inter Milan dan Arsenal serta menghabiskan hari-hari terbaiknya di London Utara dimana ia menjadi ‘super sub’-nya The Gunners. Pada tahun 1996 dan 1999, ia terpilih menjadi African Footballer of the Year dan melakoni 87 caps untuk Nigeria.

  1. Abedi Pele


Abedi Pele pernah dinobatkan menjadi African Footballer of the Year sebanyak 3 kali dan pertama kali meniti karirnya di Perancis sebelum menikmati musim-musim terbaiknya di Italia dan Jerman. Ia menghabiskan waktu selama 3 tahun di Marseille dan memenangkan 3 gelar Ligue 1 dan Liga Champions. Lahir dengan nama Abedi Ayew, Ayew kemudian mengganti namanya seperti legenda Brazil sebab banyak pengamat yang menilai jikalau cara bermainnya mirip dengan Pele. Dia membukukan 33 gol dalam 67 laga untuk timnas Ghana dan kedua anaknya, Andre Ayew dan Jordan Ayew menjadi pesepakbola paling dihormati di Afrika dan mereka juga bermain di klub Marseille dan timnas Ghana, sama seperti ayahnya.

Posted in FAV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *